Penulis: Afifatun

Semilir angin menyapaku pagi hari, di mana senyumku seluas samudra aku tampakkan. Namaku Nayra Salsabila. Aku menempuh pendidikanku sembari memperdalam ilmu agama di lingkungan pondok pesantren. Tepatnya hari Jumat, salah satu hari di mana semua santriwati diperbolehkan menjenguk putrinya untuk bertemu, melepas rindu, tiada lain diberi julukan Bestel Akbar. Aku duduk termenung sembari melamun, bahagia menyertaiku. Namun bayanganku punah seketika, hatiku terenyuh tiba-tiba, firasatku sedikit aneh, namun aku tepis begitu saja. Tiba-tiba dering telepon itu, tertuju untukku. Tutt.. tutt.. tutt…… “Mbak Nay, mbak Nayraa.. (teriak kepengurusan staf) Ini ada telfon untukmu dari bundamu”. sembari menjulurkan handphone. Dengan larinya secepat kilat…

Read More